Rabu, 09 Desember 2009

oen shot one kill

ini adalah istilah yang sering aku dengar dari temen-temen fotografer, ketika mereka melakukan lomba internal untuk mengukur kemampuan mereka tanpa editing. foto yang di lombakan adalah foto mentah hasil jepretan benar-benar tanpa edit.
aku tertarik dengan one shot one kill karena aku bukan orang yang bisa mengedit foto menjadi luar biasa seperti kebanyakan orang, aku selalu memaksimalkan hasil fotoku ketika take pic on the spot dan berusaha sebisa mungkin tidak menggunakan flash, karena bagiku flash itu bisa merusak orisinal dari suasan.
aku juga tidak tahu kapan aku mulai tertarik dengan fotografi, padahal beberapa tahun ini yang aku peljari adalah tentang periklanan. iklan adalah alat untuk berpromosi, ilmu iklan tidak hanya dapat di gunakan di agency saja tapi dapat di gunakan di barbagai tempat.
kembali ke foto lagi, awal aku belajar foto hasilnya sangat mengecewakan karena semuanya blur. secepat apappun speed/ shutternya pasti ngeblur. aneh! mungkin karena tremor kali ya? :D
tapi aku juga bingung kenapa mpe sekarang aku belum juga punya kamera, setiap foto-fotoku itu adalah kamera pinjaman dari temen-temen begitu juga dengan lensanya. teman-temanku punya kamera yang beragam jenis dan merk. Canon 350D, 400D, 450D, 500D, 40D ; nikon D60,D80, D90 dan lensanya juga beragam mulai dari canon 17-40mm f4, tele 70-200mm f2.8 nikor 70-200mm f2.8. tapi itu semua punya temenku yang semuanya juga pernah aku pinjem. hahah

caraka festival kreatif

caraka adalah kompetisi kreatif mahasiswa Indonesia, yang mengikuti kompetisi ini hanya mahasiswa dari bebrapa kategori ataupun sub kategori yang ada.
caraka sendiri artinya adalah utusan, diambil dari bahasa Jawa Lama (sansekerta). dengan adanya caraka festival kreatif kami harapkan terciptanya iklim kreatif yang lebih baik lagi, tidak hanya sekedar kompetisi biasa tpai juga ketika temen-temen mahasiswa mengikuti event ini dapat menjadi wakil yang terpilih dari kampusnya untuk menjadi utusan dan membawa nama baik kampusnya.
ide dasarnya ada acara ini adalah keprihatinan sebagai mahasiswa semarang terhadap kreatifitas semarang yang jauh tertingal dari derah lain, mis: Solo, Jogja, Jakarta, Bandung.
caraka festival kreatif (CFK) di pelopori oleh temen mahsiswa (Playon Kreadtiv, HMJ Ilmu KOmunikasi dan Unika) dan di dukung Penuh oleh PPPI Pengda Jateng. dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak membuat kami semakin tertantang untuk menjadikan CFK lebih baik dengan tambahan kategori yang bener dekat dengan mahasiswa.
juri yang kami undang juga memiliki kredibilitas tinggi, bukan sembarang orang. mereka adalah orang-orang yang terdiri dari Industri kreatif di Jakarta dan Daerah. tidak hanya terkenal, tapi mereka juga memilki kualitas dan sence yang tingi terhadap kompetisi berbagai prestasi dalam dan luar negeri juga pernah mereka dapatkan dalam kompetisi kreatif.

Selasa, 08 Desember 2009







lightingnya bener-bener luar biasa. aku kaget banget waktu reviewnya di komputer. dan foto-foto ini gak ada yang editan, murni semua paling cuma di resize karena kalo kebesaran gak bisa di upload di blog. :D

Uje Dinomo



ini adalah design yang baru di buat temenku wahjo emporio, dia adalah freelancer design. uje itu adalah nicknameku dari temen-temen, berat sebenarnya menyandang nama itu, karena secara otomatis aku juga harus berperilaku seperti apa nama itu "UJE" yang seperti di bayangkan banyak orang dan dinomo adalah nama belakang kakekku. sebenarnya namaku sendiri hanya 5 huruf yaitu JEFRI. Cokro adalah nama tengahku, cukup panjang artinya dan males juga nulisnya. :D

It’s so Complicated

Sekarang jam 3 pagi, tepat selesai film The Final Option. Harusnya jam segini aku sudah tidur dengan nyenyak, karena sakit yang aku punya tidak memperbolehkan aku untuk begadang lagi. Ntah apap yang ada dalam kepala sekarang ini. Tadi malam aku masi bercanda dengan teman-temanku dan chating dengan beberapa temanku, pulang dari ngumpul aku baca buku yang baru aku download dari internet dan buku itu gratis, lumayan lah untuk bacaan sebelum tidur dan bacaan di waktu santai lagian juga itu buku bahasannya sangat menarik bagiku. Sebenarnya aku sangat beruntung bisa download buku itu secara gratis.Yang membuat aku bingung sampai sekarang adalah kenapa aku masi belum bisa tidur padahal rasa ngantuk sudah sangat terasa, untuk mengalihkan kebingunanku ini aku terus merokok yang baru aku beli jam 1 tadi karena rokok yang aku beli tadi siang uda habis.
Sekarang aku merasa seperti dulu lagi, hidup diantara orang mati dan mati di antara orang hidup. Aku tidak ingin merasakan seperti ini lagi, waktu aku umur 17 tahun aku uda merasakan ini. Bahkan akibat dari ini aku harus menahan penyakit yang sebenarnya sangat sayang untuk di usiaku yang masi 23 ini.


"Tapi sekarang kenapa harus terulang lagi?
"

"Ya Allah bantulah aku melewati ini semua.
"

Banyak hal yang pikirkan malam ini, mungkin karena sudah beberapa hari menumpuk di otak dan tidak sempat aku keluarkan.
Yang jelas aku sangat kangen dengan orang yang sangat aku cintai, orang yang sangat dekat. Aku gak tahu kapan bisa ketemu lagi, tapi aku bersyukur masi bisa melakukan komunikasi dengan intensitas yang lumayan sering jadi rasa kangen itu bisa sedikit terobati.
Sekarang ini aku hanya ditemani oleh sebungkus rokok, laptop, buku-buku yang sudah aku persiapkan sebelumnya untuk aku baca, TV yang sekarang gantian menontonku dan juga jam dinding yang berdetak mengingatku akan kamar tidurku dirumah.

Terkadang aku takut akan kematian, tapi aku juga gak boleh takut dengan kematian karena itu sudah menjadi kehendak-Nya. Mungkin ketakutanku ini karena aku kurang bekal jika suatu saat aku di panggil oleh-Nya, sebenarnya jika aku sudah memiliki bekal aku akan siap.

Ya Allah berikan lah aku waktu untuk memperbaiki ini semua, yang aku tahu bahwa Engkau adalah Maha Pengasih dan Maha Pengampun hambaMu.

Belakangan ini aku sering dengar dan baca tentang bagaimana rapuhnya bumi ini karena usia bumi yang sudah sangat tua dan juga karena ulah manusia yang sangat serakah. Aku gak tahu apakah Allah akan marah terus Dia akan menghancurkan bumi ini atau Dia akan memberi waktu hingga orang-orang sadar akan kekuasaan-Nya, wallahualam.

Ibuku selalu bilang jangan pernah tinggalkan shalat karena hanya itu yang dapat menyelamatkan kita baik dunia dan akhirat, teman-teman seperjuanganku juga sering bilang seperti itu. Awalnya aku hanya mengikuti apa yang mereka katakan karena aku tidak tahu yang sebenarnya, tapi selama aku benar-benar mengenal Allah tepatnya 5 tahun yang lalu aku merasa apa yang aku lakukan sekarang ini tidak ada yang sia-sia dan aku tahu bahwa apa yang aku lakukan ini adalah perintahnya walaupun tidak jarang aku melakukan hal yang dilarang-Nya.

Yang aku tulis sekarang ini adalah yang ada dalam pikiranku dan yang membuat aku tidak bisa memjamkan mata. Mulai dari sakitku yang cukup banyak di usiaku yang muda, kangen dengan orang yang sangat aku cintai, kuliah, teman, agama (dunia dan akhirat).

It’s so complicated, yeah...!!!terima kasih ya Allah karena Engakau telah memberikan aku banyak kenikmatan termasuk telah membuatku susah tidur malam ini karena aku memikirkan akan banyak yang memang ini sudah menjadi kewajibanku untuk aku selesaikan dengan segera. Aku akan terus mencari petunjukmu yang penuh dengan kerahasiaan dan penuh dengan lika-liku.

Selasa, 13 Oktober 2009

mencoba berkomunikai dengan Tuhan, Manusia dan Alam

Kita gak akan pernah tahu sapa diri kita kalau kita tidak dapat berkomunikasi dengan alam sekitar kita, dan yang lebih penting lagi ketika kita tidak tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan Tuhan. Mengeluh adalah tindakan yang paling pecundang terlebih lagi hanya bisa menyalahkan orang lain dan tidak pernah berani untuk merasa bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan. Tragis memang tinggal di negeri ini, dari kecil saja kita tidak di ajarkan untuk bertanggung jawab atas apa yang uda kita lakukan. Coba kita inget sama-sama waktu kita kecil dulu, ketika kita jatuh dan menangis orang yang lebih tua dari kita pasti akan menyalahkan benda yang ada di sekitar kita padahal itu sebenarnya adalah kesalahan kita sendiri dan mengapa orang yang lebih tua dari kita tidak mengatakan kalau itu memang kesalahan kita karena kita tidak hati-hati dalam melakukan sesuatu. Tidak sepenuhnya orang yang lebih tua itu bersalah karena mereka juga selalu ingin membuat kita senang dengan cara mereka.

Mari kita bersama-sama merenung apa yang sudah kita lakukan selama ini. Dari beberapa buku yang aku baca baik itu motivasi, agama, filsafat, komunikasi, pemasaran aku menemukan sebuah benang merah yang coba aku tarik sendiri dengan caraku dan tentunya yang pernah terjadi ke aku sendiri. “kita di tuntun untuk lebih bijaksana dalam menanggapi sesuatu, lebih bertanggung jawab dan menghargai orang lain”. Tidak mudah memang melakukan itu semua, butuh proses yang panjang untuk dalam pembelajaran itu. Masalahnya sekarang ini adalah apakah kita mau berusaha untuk belajar ke arah yang demikian itu? Hanya kita dan Tuhan yang tahu.
Kalau kita melihat kemajuan sekarang ini, baik itu teknologi, pola pikir dan pendidikan mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan itu atau kalau tidak kita sendiri yang akan tertinggal dengan perkembangan itu sendiri. Tentunya setelah kita memiliki bekal, kalau tidak apa yang akan kita lakukan akan sia-sia. Dalam Islam, di anjurkan untuk menggunakan ilmu ketika melakukan shalat dan menafsirkan Al Quran.

Banyak yang dapat kita lakukan di dunia ini selain mengeluh dan menyalahkan orang lain. Seminimal mungkin yang dapat kita lakukan adalah membuat diri kita selalu merasa senang dan tenang dalam keadaan apapun. Untuk melakukan itu pastinya kita membutuhkan sebuah proses komunikasi antara diri kita sendiri dengan Sang Pencipta yaitu Allah SWT.

Aku jadi teringat waktu masih sering diskusi dulu bareng temen-temen pulang shalat di sebuah warung yang jadi markas kita untuk diskusi tentang apa saja, mencoba memecahkan masalah yang ada tanpa pernah menyerah. Termasuk bagaimana kita mengenal dan bagaimana kita berkomunikasi dengan Allah.
Dalam diskusi itu kita selalu di pimpin oleh orang yang lebih berilmu dari kita. Beliau pernah menyampiakan, hidup ini seperti sebuah segitiga yang tiap sisinya itu adalah Manusia – Alam – Allah. Ketika kita bisa menyatukan ketiganya dengan tepat maka itu lah proses komunikasi dengan Tuhan yang ideal atau ada segitia lainnya yang isi tiap sisinya itu adalah Manusia – Allah – Manusia (Hablumminallah hablumminannas).

Tidak jarang kita selalu berkata bahwa jangan sampai kita di kendalikan oleh lingkungan, satu hal yang harus kita ketahui bahwa lingkungan itu adalah hasil ciptaan manusia dan kita yang harusnya mengendalikan lingkungan itu. Sayang sekali jika kita di kendalikan oleh orang lain karena pada hakikatnya setiap manusia di berikan kendali sendiri-sendiri atas apa yang dia miliki dan Allah lah yang memberikan kepercayaan itu kepada kita semua.